Sukma Bangsa Lhokseumawe Gelar Guru Tamu: Bahas Belajar Cerdas dengan AI

LHOKSEUMAWE — Ledakan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mengubah lanskap pendidikan global secara drastis, menuntut para pelajar untuk tidak sekadar menjadi penonton teknologi, melainkan pengendali inovasi. Merespons tantangan tersebut, Sekolah Sukma Bangsa Lhokseumawe mengambil langkah proaktif dengan menggelar program Guru Tamu (Guest Teacher) bertajuk “Unlock Your Potential: Smart Study Skills with AI for Today’s Learners”, Kamis (5/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Perpustakaan Sekolah (School Library) pada pukul 14.30 hingga 16.00 WIB ini dirancang sebagai ruang akselerasi wawasan bagi generasi muda dalam menavigasi arus digital. Menghadirkan Pemateri 1: Suhaili Sahibul Muna., M. Kom (Founder Cerdas Digital Indonesia & Akademisi Bidang Teknologi Informasi), Pemateri 2: Mohd Rifky Abdallah Syafrendi. S.Pd (Praktisi AI for Education), Pemateri 3: Muhammad Fahis Al-Fayadh (Vibe Coder), sesi ini membedah paradigma baru dalam metode belajar mandiri berbasis teknologi cerdas.

Dalam pemaparannya, Suhaili menekankan bahwa kehadiran AI bukan ancaman yang menggantikan peran nalar manusia, melainkan tuas pengganda (multiplier) bagi potensi akademik jika dikelola secara tepat. Para peserta diajak mengenali instrumen AI secara lebih kontekstual—mulai dari merumuskan strategi penelusuran informasi ilmiah yang presisi, menstrukturkan alur belajar yang efisien, hingga melatih ketajaman berpikir kritis agar tidak bergantung sepenuhnya pada otomatisasi mesin.

“AI adalah kompas dan akselerator, namun kendali arah berpikir tetap berada di tangan pembelajar,” demikian pesan esensial yang dibangun sepanjang sesi. Titik berat pembahasan tidak hanya berhenti pada kemahiran teknis, melainkan juga menanamkan integritas akademik, orisinalitas karya, dan tanggung jawab etika digital yang kerap terabaikan di tengah kemudahan instan.

Belajar dengan AI Sukma Bangsa Lhokseumawe 2

Melalui forum edukasi ini, Sekolah Sukma Bangsa Lhokseumawe kembali menegaskan identitasnya sebagai lembaga pendidikan yang adaptif dan berwawasan ke depan. Sesi intensif ini menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam membekali peserta didik dengan keterampilan abad ke-21—mencetak generasi yang tangguh secara intelektual, kritis dalam bernalar, dan siap memimpin di era transformasi kecerdasan buatan.

Bagikan